Padang | Rabu 24 April 2019

Sebanyak 14 Advokat/Pengacara yang tergabung dalam wadah Asosiasi Pengacara Syariah Indonesia (APSI) resmi diambil sumpah dan janji advokat oleh Ketua Pengadilan Tinggi Padang H.Husni Rizal, SH, yang dilaksanakan di Ruangan Sidang Utama Lantai II Pengadilan Tinggi Padang.

Pada acara tersebut dihadiri oleh Dewan Apsi Pusat, Para Hakim Tinggi Pengadilan Tinggi Padang, Pengurus Apis Sumatera Barat dan beberapa tamu undangan lainnya.

Sidang terbuka ini bertindak Saksi yaitu Zainal Abidin Hasibuan, SH dan Cepi Iskandar, SH.MH yang keduanya adalah Hakim Tinggi Pengadilan Tinggi Padang, dimana dilakukan sesuai pasal 4 ayat 1 Undang-undang No.18 Tahun 2003 tentang advokat sebelum menjalankan profesinya wajib melakukan sumpah menurut agamanya dan berjanji dengan sungguh-sungguh disidang terbuka Pengadilan Tinggi diwilayah domisili hukumnya.

Dalam sambutannya Ketua Pengadilan Tinggi Sumbar, H.Husni Rizal, SH memberi penjelasan tentang Undang-undang No.18 tahun 2003 tentang mengenai kedudukan advokat sebagai bagian dari sistem peradilan terpadu dimana sistem peradilan terpadu antara penegak hukum (polisi, jaksa, advokat dan hakim) bersinergi tanpa mempengaruhi independensi masing-masing.

"Janji ataupun sumpah yang telah dilafalkan harus ditepati dipertanggungjawabkan terhadap tuhan, dan diri masing-masing. Harus selalu menjunjung tinggi profesinya. Jangan melakukan perbuatan yang dapat mencoreng nama pribadi, serta lembaganya. Jika misalnya ada jaksa, hakim, ataupun penegak hukum lain salah, advokat sebagai penegak hukum memiliki tugas mengawasi itu. Bukan ikut terlibat dalam mufakat buruk tersebut, jika terjadi akan ada tindakan tegas," jelasnya.(MUS/IT PT).

Original text